I think,
i'm through of the hard moment in the couple of days. Absolutelt right now, i'm forgive myself. Now, i can to be a good
friendship of me again, and now i promise
to be what i have to be. Titik-titik kejadian kemaren banyak memberikan
asam manis dikehidupan saya tapi menjadikan salah satu moment “connecting
the dots” jadi banyak hikmah yang didapat. Terlebih, saat saya mampu
menyadari kesalahan dan berteman dengan diri saya sendiri. saya tahu ini belum
akan cukup untuk belajar dari banyak kesalahan tapi pelajaran in couple days or weeks ago give strength.
Salah satu pelajaran yang penting adalah
semua bunga memiliki musimnya masing-masing untuk bertumbuh, jangan
memaksakan pertumbuhan bunga satu dengan yang lain hanya karena ingin segera
bertumbuh, padahal sudah ada waktu dan musimnya masing-masing. Saya jadi ingat
kejadia dua bulan lalu saat saya bersikukuh untuk mengikuti tahap demi tahap keperusahaan
impian saya, padahal jelas-jelas saya belum memiliki SKL, boro-boro SKL saat
itu saya baru mau sempro dimana masih ada kompre dan yudisium. Tapi saya juga
ingat, salah satu hal kenapa saya ingin mengikuti semua tahapan tes saat saya
lolos adalah, saya hanya ingin membandingkan tes keperusahaan multinasional
satu dengan yang lain apakah berbeda atau tidak dan apakah rangkaiannya sama.
Dan Alhamdullilah sudah sedikit terjawab dari dua kali tes ke perusahaan
multinasional. Yaa meskipun pertumbuhan bunga yang saya paksakan itu tidak
berjalan dengan baik. Setidaknya saya mulai tahu hikmahnya bukan.
Akhir-akhir ini,
Saya mulai sadar, saya kurang me time
dengan diri saya, saya kurang deep talk dengan diri saya, sehingga saya
mudah goyah. Padahal harusnya dimasa-masa genting seperti ini saya hanya perlu
membiasakan diri untuk sering menanyakan diri saya, terlebih progress saya
sendiri bukan progress orang lain.
Mungkin saya akan mulai mempelajarinya, mulai
hari ini dan sekarang-sekarang ini, mulai sering bilang tidak karena saya tahu,
memang itu yang harus saya lakukan sekarang. Belajar memulai dari diri sendiri
dan meninggalkan dari diri sendiri. GOOD LUCK INTAN. Tidak perlu risau hanya
karena bingung dengan asumsi orang I do what I have to do. UKT KAMU MAHAL, JADI
TOLONG CEPET LULUS!
Disatu sisi ataupun yang lain, saya mungkin mulai paham apa yang
harus saya cari saat saya bosan, apa yang perlu saya lakukan saat saya bosan
dan mudah stress. Sebenarnya mudah tapi selama ini saya memang kurang
menjadikan kegiatan itu sebagai suatu kewajiban, hanya sebuah sunnah yang kalo
mau dijalani kalo capek ya ngak ush padahal membuat saya mudah buat konsentrasi
dan lebih sehat. Tau gak kegiatan itu apa?
OLAHRAGA. LOL. Setelah dibanyak tititik terendah itu akhirnya saya mulai
merasakan manfaat olahraga wkkwkwk. Menyenangkan sekali rasanya, saat endofirn
dan dopamine keluar disaat tubuh fresh! So happy! Yeayyy!.
0 comments:
Posting Komentar