Selasa, 27 Agustus 2019

DAY 3 AND 4 Tentang Asumsi dan Musim Bertumbuh


I think, i'm through of the hard moment in the couple of days. Absolutelt right now, i'm forgive myself. Now, i can to be a good friendship of me again, and now i promise to be what i have to be. Titik-titik kejadian kemaren banyak memberikan asam manis dikehidupan saya tapi menjadikan salah satu moment “connecting the dots” jadi banyak hikmah yang didapat. Terlebih, saat saya mampu menyadari kesalahan dan berteman dengan diri saya sendiri. saya tahu ini belum akan cukup untuk belajar dari banyak kesalahan tapi pelajaran in couple days or weeks ago give strength.

Salah satu pelajaran yang penting adalah semua bunga memiliki musimnya masing-masing untuk bertumbuh, jangan memaksakan pertumbuhan bunga satu dengan yang lain hanya karena ingin segera bertumbuh, padahal sudah ada waktu dan musimnya masing-masing. Saya jadi ingat kejadia dua bulan lalu saat saya bersikukuh untuk mengikuti tahap demi tahap keperusahaan impian saya, padahal jelas-jelas saya belum memiliki SKL, boro-boro SKL saat itu saya baru mau sempro dimana masih ada kompre dan yudisium. Tapi saya juga ingat, salah satu hal kenapa saya ingin mengikuti semua tahapan tes saat saya lolos adalah, saya hanya ingin membandingkan tes keperusahaan multinasional satu dengan yang lain apakah berbeda atau tidak dan apakah rangkaiannya sama. Dan Alhamdullilah sudah sedikit terjawab dari dua kali tes ke perusahaan multinasional. Yaa meskipun pertumbuhan bunga yang saya paksakan itu tidak berjalan dengan baik. Setidaknya saya mulai tahu hikmahnya bukan.

Akhir-akhir ini, Saya mulai sadar, saya kurang me time dengan diri saya, saya kurang deep talk dengan diri saya, sehingga saya mudah goyah. Padahal harusnya dimasa-masa genting seperti ini saya hanya perlu membiasakan diri untuk sering menanyakan diri saya, terlebih progress saya sendiri bukan progress orang lain.
 Mungkin saya akan mulai mempelajarinya, mulai hari ini dan sekarang-sekarang ini, mulai sering bilang tidak karena saya tahu, memang itu yang harus saya lakukan sekarang. Belajar memulai dari diri sendiri dan meninggalkan dari diri sendiri. GOOD LUCK INTAN. Tidak perlu risau hanya karena bingung dengan asumsi orang I do what I have to do. UKT KAMU MAHAL, JADI TOLONG CEPET LULUS!

Disatu sisi ataupun yang lain, saya mungkin mulai paham apa yang harus saya cari saat saya bosan, apa yang perlu saya lakukan saat saya bosan dan mudah stress. Sebenarnya mudah tapi selama ini saya memang kurang menjadikan kegiatan itu sebagai suatu kewajiban, hanya sebuah sunnah yang kalo mau dijalani kalo capek ya ngak ush padahal membuat saya mudah buat konsentrasi dan lebih sehat. Tau gak kegiatan itu apa? OLAHRAGA. LOL. Setelah dibanyak tititik terendah itu akhirnya saya mulai merasakan manfaat olahraga wkkwkwk. Menyenangkan sekali rasanya, saat endofirn dan dopamine keluar disaat tubuh fresh! So happy! Yeayyy!.


0 comments:

Posting Komentar

Popular Posts