Rabu, 25 September 2019

Untukmu yang Sedang Berjuang!

Hy apa kabar? Bagaiamana perjuanganmu hari ini? masihkah kau temui dirimu mengrutuki semua nasibmu hari ini? masih ingin menyerah dengan semua jalan yang sudah dilewati? apakah harimu terlalu lelah melihat realita? atau berfikir hasil yang selalu tak sesuai?

Mungkin saat ini kita mengalami kenyataan yang sama, sama-sama sedang berjuang dengan cara kita sendiri-sendiri, sedang lelah dengan banyak hal yang tak pasti, lelah membayangkan bagaimana jika hasil malah tak sesuai?, sedang banyak gemuruh tekanan dari luar atau dalam, merutuki hari-hari lalu, dan menyalahkan diri sendiri. 

Mungkin kita sedang mengalami hari yang sama, berat katanya, tapi memang begitulah jalannya.  Mungkin kita perlu sejenak untuk menepi, melihat kebelakang apa yang telah kita lalui, perjalanan jauh, berbagai jenis krikil, jalan terjal pernah kita lalui, atau melihat diri kita sekarang, jalan mencapai mimpi kita mungkin masih jauh, tapi.... jalan yang telah kita lalui juga sama-sama lebih jauh kan?. Menyerah? hey? Bukankah ini salah satu doamu yang dulu pernah kau minta kepada Tuhanmu, dititik ini dan saat ini.

Jika kau terlalu risau dengan masa depanmu, kenapa kau tak risau dengan waktumu yang kau buang berjam-jam hanya untuk sosial mediamu, waktu melihat masa lalu, waktu melihat kehiduan orang lain atau waktu yang habis dengan kesia-siaan

Katanya tak perlu melihat hasil, lakukan saja yang terbaik setiap waktunya. Dan akhirnya hasil lah yang akan selalu berkata jujur.. bukankah harusnya kau hanya perlu berjalan dan menikmati setiap waktumu? 

Beristirahatlah sebentar tapi bukan menyerah. Katanya "Jarak kemenangan hanya sejengkal dari kening dan sajadah". Jika masih kau temui dirimu, mencari alasan dengan mendewakan hasil, maka kau hanya perlu percaya, jika prosesnya sudah seperti yang kamu inginkan hasilpun begitu, atau sekedar yakin Tuhanmu tidak akan pernah tidur untuk memberikan yang terbaik kepadamu. 

Katanya tak perlu melihat hasil, lakukan saja yang terbaik setiap waktunya. Dan akhirnya hasillah yang akan selalu berkata jujur. Jika belum sesuai mungkin Tuhan kita punya cara dan jalan lain yang sama-sama terbaik. Jika masih kau temui dirimu, mencari pembenaran akan kemalasanmu mulailah melangkah sedikit saja, tak perlu banyak, hanya sekedar membuktikan bahwa kau mampu melawan kemalasanmu setiap waktu sampai akhirnya bertemu dengan mimpimu. 

Karena ku yakin, mimpi itu dibangun bukan hanya dari sifat optimis kita yang selalu berlari, tapi sekedar berjalan atau melangkahpun pasti akan sampai. Katanya hidup itu kayak maraton bukan lari sprint, tak perlu lari diawal tapi kecapean pada akhirnya, sedikit demi sedikit yakin pada akhirnya kita akan sampai. Tak Mengapa jika harus merangkak dengan penuh keringat atau air mata, ku yakin semua akan kita lalui. 

Jika kau masih merisaukan waktu bertumbuhmu yang selalu kalah dengan pertumbuhan orang lain, bukankah di negeri kitapun ada 3 jenis waktu? lalu kenapa harus risau dan mengeluhkan waktumu?

Terjal, kerikil, bebatuan, dan mungkin banyak ancaman seolah-olah kitalah yang paling menderita. Taukah kamu jika mereka juga sama seperti kita sedang menderita? tapi tidak semua orang mau berbicara penderitaannya, memang buat apa berbicara di sosial media tentang penderitaan? 

Hari ini besok ataupun nanti, semua orang sedang berjuang dengan caranya. Ada yang sedang berjuang dengan mendapatkan pekerjaan segera, berjuang untuk lulus di waktu yang tepat, berjuang untuk makan, berjuang dari sakitnya, ataupun perjuangan yang lain. Ingatlah, bahwa semua orang pada dasarnya sedang berjuang dan bertahan setiap harinya. Tak harus risau kapan waktumu sampai, Tenang.... kamu pasti akan sampai pada akhirnya, kamu hanya perlu yakin dan sedikit demi sedikit melangkah. Jika harimu terlalu berat hari ini semoga Allah yang mengganti setiapeluh dan air matamu ya!. 

Tulisan ini mungkin untukmu, untukku dan untuk semua orang yang sedang berjuang. Aku tahu kita mampu melewati semua ini, tenang pasti ada jalan, tenang semua akan lulus, tenang semua akan kerja, tenang semua akan menemukan the one-nya, tenang semua orang akan bahagia dengan caranya masing-masing. Kamu hanya harus percaya bahwa semua akan baik-baik saja, asal selalu berusaha, berdoa dan tawakal. 

Selamat menikmati kerikil-kerikil kehidupan, Allah selalu bersamamu. 






Rabu, 18 September 2019

Enjoy Your Live, as Long as You Can.

Hari ini saya mau insyaf, mau lebih hidup sehat dan lebih menghargai hidup.

Hari ini saya bisa lari 3putaran dan nikmatin ayunan. Sepi. Krn masih pagi sih dan udaranya bener-bener Malang banget bersih dan menyegrakan tapi tadi pagi jadi mikir. Can i get this chance? If i'm leaving this city? Big question. But everythings have some reason, when moving forward or just stay exhale inhale to breath for a while, everythings have some why, just we don't know that why, is not mean we are in bad situation or in otherwise. Just relaxe everythings have the best time to know.

Caption itu dibuat saat pikiran saya mencoba melayang dan berfikir apa yang terjadi dengan saya akhir-akhir ini. Saya tahu di luar akan saya temuin banyak hal yg mungkin tidak menyenangkan, seperti tadi pagi 6 deadline design, percayalah saya masih belum bisa tidur nyenyak tadi malam. Tapi hidup bukan apa yg perlu saya keluhkan. Saya harusnya berterima kasih dengan Tuhan, dengan himpitan banyak hal saya masih diberi banyak kesehatan dan kesempatan buat bekerja dan dapat uang. Alhamdullilah.

Lalu? Mari mulai melangkah kembali, meskipun masih tertatih, merangkak, dan banyak ratapan, hidup masih harus berjalan bukan? Is not just because of you, but for you, and for all people who loving you. Semangatt Intan.

Btw mulai pagi ini dan beberapa hari belakang saya memang mencoba untuk memperbaiki hidup saya. Bukan hanya dari habit tapi dari apa yang saya konsumsi. Hal ini karena di hari minggu lalu, saya konsultasi gizi, dan yang membuat saya terhenyak adalah gizi saya kurang untuk bisa dikatakan ideal. Setelah kejadian itu sih jadi mulai bersikeras untuk makan tiga kali sehari, dan diupayakan makan gizi seimbang. Beratnya adalah saya tu males buat sarapan atau saat saya mager mau yang instan-instan saja karena pada nyatanya, morning rutine yang menyenangkan adalah saat berangkat pagi tanpa ribet dan tanpa nyiapin. Namun, mulai kemaren saya mulai belajar untuk melakukan sebisa saya, mulai food preparation jauh-jauh hari, mulai bangun lebih pagi dan mulai persiapan di awal, dan pastinya mulai mengubah kebiasaan makan berantakan saya. Jadi apa aja sih highligh #Intanmulaihidupsehat

1. Bangun sebelum jam 5 
2. Beribadah, beres-beres, minum air putih 1gelas (dan saya pakek tumblr 500 ml)
3. Olahraga, joging dan jalan santai 15-30 menit
4. Nyiapin sarapan (ini yang rempong) meskipun saya masih menganut paham yang cepet krn waktu mepet. Jadi biasanya saya cuman makan roti tawar 4slice dan susu
5. Makan siang wajib bersayur ada protein nabati, hewani, dan jangan lupa air putih, ini saya bawa bekal sendiri juga karena saya berangkat maksimal jam 9 pagi ke markas buat (kerja)
6. Tidak terlalu menekan diri sendiri, jadi hidup dan melakukan banyak kegiatan secukuvnya saja
7. Belajar buat selalu makan atau nyemil, berat badan naik? itu yang saya harapkan karena saya kuruss bangett T.T
8. Stress secukupnya
9. Hidup sehat pasti bisa.

Hanya itu sih, semoga saya bisa istiqomah heheh. 



Popular Posts