Selasa, 26 April 2016

Sebatas Tanya


Tempo lalu aku melihatmu, dibalik jaket kebanggaan SMA yang selalu kamu banggakan didepan teman-temanmu. Aku hanya terdiam tak mengiyakan jantungku yang tak dapat aku kendalikan rasanya, seperti slow motion otakku mencerna semuanya, menunduk dan binggung. Disaat slow motion itu terjadi kamu berlalu dari hadapanku, tak kau hiraukan diriku yang mungkin masih menjadi patung ditempat dudukku. Raasaku masih sama bersama tawaan dan tanda tanya,  tiga tahun itu berlalu dengan cepat bukan?  2 tahun 9 bulan lalu aku masih mengingat cerita itu bermula, Juni 2 tahun lalu detak jantung paling kencang aku dapati, kita sama-sama berjalan disatu tempat yang sama, mukena di fakultasmu menjadi saksi bisu air mataku pernah jatuh disitu. Aku masih hapal dengan detail hal yang kamu lakukan saat itu, setelah sholat kamu beranjak pulang namun kamu berhenti ditaman dekat parkiran, Aku telah berjalan memutar arah berharap aku tak berpapasan denganmu, namun motor kita parkir berdekatan bukan? kamu mengambil motormu, dan saat itu aku hanya berharap kamu tak mengenali suara detak jantungku yang berdetak kencang Ah lucu sekali rasanya.
Sebatas tanya, tak mengiyakan jawabannya.

-gip-

0 comments:

Posting Komentar

Popular Posts