Rabu, 18 September 2019

Enjoy Your Live, as Long as You Can.

Hari ini saya mau insyaf, mau lebih hidup sehat dan lebih menghargai hidup.

Hari ini saya bisa lari 3putaran dan nikmatin ayunan. Sepi. Krn masih pagi sih dan udaranya bener-bener Malang banget bersih dan menyegrakan tapi tadi pagi jadi mikir. Can i get this chance? If i'm leaving this city? Big question. But everythings have some reason, when moving forward or just stay exhale inhale to breath for a while, everythings have some why, just we don't know that why, is not mean we are in bad situation or in otherwise. Just relaxe everythings have the best time to know.

Caption itu dibuat saat pikiran saya mencoba melayang dan berfikir apa yang terjadi dengan saya akhir-akhir ini. Saya tahu di luar akan saya temuin banyak hal yg mungkin tidak menyenangkan, seperti tadi pagi 6 deadline design, percayalah saya masih belum bisa tidur nyenyak tadi malam. Tapi hidup bukan apa yg perlu saya keluhkan. Saya harusnya berterima kasih dengan Tuhan, dengan himpitan banyak hal saya masih diberi banyak kesehatan dan kesempatan buat bekerja dan dapat uang. Alhamdullilah.

Lalu? Mari mulai melangkah kembali, meskipun masih tertatih, merangkak, dan banyak ratapan, hidup masih harus berjalan bukan? Is not just because of you, but for you, and for all people who loving you. Semangatt Intan.

Btw mulai pagi ini dan beberapa hari belakang saya memang mencoba untuk memperbaiki hidup saya. Bukan hanya dari habit tapi dari apa yang saya konsumsi. Hal ini karena di hari minggu lalu, saya konsultasi gizi, dan yang membuat saya terhenyak adalah gizi saya kurang untuk bisa dikatakan ideal. Setelah kejadian itu sih jadi mulai bersikeras untuk makan tiga kali sehari, dan diupayakan makan gizi seimbang. Beratnya adalah saya tu males buat sarapan atau saat saya mager mau yang instan-instan saja karena pada nyatanya, morning rutine yang menyenangkan adalah saat berangkat pagi tanpa ribet dan tanpa nyiapin. Namun, mulai kemaren saya mulai belajar untuk melakukan sebisa saya, mulai food preparation jauh-jauh hari, mulai bangun lebih pagi dan mulai persiapan di awal, dan pastinya mulai mengubah kebiasaan makan berantakan saya. Jadi apa aja sih highligh #Intanmulaihidupsehat

1. Bangun sebelum jam 5 
2. Beribadah, beres-beres, minum air putih 1gelas (dan saya pakek tumblr 500 ml)
3. Olahraga, joging dan jalan santai 15-30 menit
4. Nyiapin sarapan (ini yang rempong) meskipun saya masih menganut paham yang cepet krn waktu mepet. Jadi biasanya saya cuman makan roti tawar 4slice dan susu
5. Makan siang wajib bersayur ada protein nabati, hewani, dan jangan lupa air putih, ini saya bawa bekal sendiri juga karena saya berangkat maksimal jam 9 pagi ke markas buat (kerja)
6. Tidak terlalu menekan diri sendiri, jadi hidup dan melakukan banyak kegiatan secukuvnya saja
7. Belajar buat selalu makan atau nyemil, berat badan naik? itu yang saya harapkan karena saya kuruss bangett T.T
8. Stress secukupnya
9. Hidup sehat pasti bisa.

Hanya itu sih, semoga saya bisa istiqomah heheh. 



Rabu, 28 Agustus 2019

Day 5-Everything is Termprorary

Hello, is day 5th, i'm still discipline to write something that i can easy to expressing or saying. Again i have a lot of motivation to end this thesis. It will temproray i'm so confussed, bored, or in this climaks. Though, i'm dive in beautifull sea, a lot of fish that i seen, hahahah. LOL. But, in this down of this period, i feel how amazing Allah give me something, i feel how Allah is kind that i could said that word with. A lot of down side, but i'm still breath enough, i don't worry about my life, He know me, know what the best things for me, and always beside me, so what worrying about? In this day, i'm still striving of something that so wort to me, i'm still figuring out and so on. but, I always to be better person from yesterday, i wish.

Selasa, 27 Agustus 2019

DAY 3 AND 4 Tentang Asumsi dan Musim Bertumbuh


I think, i'm through of the hard moment in the couple of days. Absolutelt right now, i'm forgive myself. Now, i can to be a good friendship of me again, and now i promise to be what i have to be. Titik-titik kejadian kemaren banyak memberikan asam manis dikehidupan saya tapi menjadikan salah satu moment “connecting the dots” jadi banyak hikmah yang didapat. Terlebih, saat saya mampu menyadari kesalahan dan berteman dengan diri saya sendiri. saya tahu ini belum akan cukup untuk belajar dari banyak kesalahan tapi pelajaran in couple days or weeks ago give strength.

Salah satu pelajaran yang penting adalah semua bunga memiliki musimnya masing-masing untuk bertumbuh, jangan memaksakan pertumbuhan bunga satu dengan yang lain hanya karena ingin segera bertumbuh, padahal sudah ada waktu dan musimnya masing-masing. Saya jadi ingat kejadia dua bulan lalu saat saya bersikukuh untuk mengikuti tahap demi tahap keperusahaan impian saya, padahal jelas-jelas saya belum memiliki SKL, boro-boro SKL saat itu saya baru mau sempro dimana masih ada kompre dan yudisium. Tapi saya juga ingat, salah satu hal kenapa saya ingin mengikuti semua tahapan tes saat saya lolos adalah, saya hanya ingin membandingkan tes keperusahaan multinasional satu dengan yang lain apakah berbeda atau tidak dan apakah rangkaiannya sama. Dan Alhamdullilah sudah sedikit terjawab dari dua kali tes ke perusahaan multinasional. Yaa meskipun pertumbuhan bunga yang saya paksakan itu tidak berjalan dengan baik. Setidaknya saya mulai tahu hikmahnya bukan.

Akhir-akhir ini, Saya mulai sadar, saya kurang me time dengan diri saya, saya kurang deep talk dengan diri saya, sehingga saya mudah goyah. Padahal harusnya dimasa-masa genting seperti ini saya hanya perlu membiasakan diri untuk sering menanyakan diri saya, terlebih progress saya sendiri bukan progress orang lain.
 Mungkin saya akan mulai mempelajarinya, mulai hari ini dan sekarang-sekarang ini, mulai sering bilang tidak karena saya tahu, memang itu yang harus saya lakukan sekarang. Belajar memulai dari diri sendiri dan meninggalkan dari diri sendiri. GOOD LUCK INTAN. Tidak perlu risau hanya karena bingung dengan asumsi orang I do what I have to do. UKT KAMU MAHAL, JADI TOLONG CEPET LULUS!

Disatu sisi ataupun yang lain, saya mungkin mulai paham apa yang harus saya cari saat saya bosan, apa yang perlu saya lakukan saat saya bosan dan mudah stress. Sebenarnya mudah tapi selama ini saya memang kurang menjadikan kegiatan itu sebagai suatu kewajiban, hanya sebuah sunnah yang kalo mau dijalani kalo capek ya ngak ush padahal membuat saya mudah buat konsentrasi dan lebih sehat. Tau gak kegiatan itu apa? OLAHRAGA. LOL. Setelah dibanyak tititik terendah itu akhirnya saya mulai merasakan manfaat olahraga wkkwkwk. Menyenangkan sekali rasanya, saat endofirn dan dopamine keluar disaat tubuh fresh! So happy! Yeayyy!.


Sabtu, 24 Agustus 2019

Day 2-I'm Off my phone

Helloo, yesterday i posted something that is must done, lol. I know is just break down a lot of my problem, and yeah is more better today. And i have lot of the solver problem, ohyeahh!!!. btw in this posted i will share story about. I'M OFF INTERNET FOR A WHILE. not every time, i just figure out myself to be what i want to do right now, not distrub from ponsel, just i'm doing to wanna something that important and urgent. not to be productivity geek  but just doing a good things.

Day 1-Mencintai setiap peran

This post is dedecation to me, myself, and i'm. Is been a long day to said? Hy Gadis? are You fine in there? or just said, hy! is so awesome gadis, i'm totally proud of you. But i'm still doubt with all of the dark story in couple day, a lot story from my friend or just bcs i didn't do what should i do. I'm broke my promise to my dospem, i'm broke promise to myself, and the whole day i always said is my bad things, but flashback for two week ago, i'm sharpen myself, my skill, softskills and hardskill. I know is not enough to trough of the hardest world. I know, from this episode like swallow of bitter passion, is like this is real? but yeah is life dis, is real, you so slow in two weeks ago, but is oke. Just do it, i know you are deserve to something that should you get, before everything will fast going on. Just enjoy it, you deserve!! is oke, to be not ok. Is oke to be selow and take a lot of breath, but don't forget to jump and dive in beautifull sea. Mungkin semua ini bermuara pada banyak pertanyaan. Jadi akhirnya kamu mengenali diri mu lebih? apa yang kamu lakukan ketika benar-benar di titik jenuh? apa yang kamu lakukan jika sudah terlalu bosan? bagaimana cara untuk selalu semangat? dan Jawabannya ternyata hanya satu : Coba Cari Allah dan dekati Allah, is more than enough!

Sabtu, 29 Juni 2019

Menjaga Kewaran dengan bersikap "Bodo Amat"

       

      Ada masa kita memang harus bersikap BODO AMAT. Tidak membiarkan segala hal masuk dalam pikiran ataupun hati. Salah satu pembelajaran dari 2019 ini adalah, mungkin Gadis Intan sudah mulai belajar bagaiaman mengontrol perasaan dan pikirannya yang terlalu banyak sampah dan tidak membiarkan semua hal harus dipikirkan. Jadi post ini merupakan sedikit ilmu yang saya dapat, cara Bodo Amat, dari banyak pihak dan pastinya sedikit review tentang buku bestseller Mark Mason.

       Prinsip dan mindset dari bodo amat memang tidak serta merta bersikap bodo amat sih, Bodo amat itu tergantung konteksnya dan ada aturannya, karena di dunia ini sudah terlalu banyak orang yang bodo amat dan tidak banyak orang yang peduli. Ngomongin Bodo Amat, yang seharusnya dilakukan bagi saya pribadi adalah tidak perlu memikirkan apapun yang tidak dapat kita rubah, atau diluar batas kendali kita. Sehingga kita perlu let it flow dan bodo amat segala sesuatunya. Misalnya nih : saat kita UAS kita sudah mengerjakan ujian dengan sebaik mungkin, sudah berdoa, berusaha dan tawakal, tapi naasnya kita mendapatkan dosen yang killer dan pelit terhadap nilai, saat pembagian nilai, nilai kita gak sebaik yang kita harapkan, hal ini mungkin membuat kita kecewa dan akan uring-uringan. ehh tapi, disatu sisi kita akan lebih sakit hati, disitu diperlukan mensugesti diri untuk bodo amat.


       Belajar dari buku bestseller di 2019, The subtle art not giving a Fuck by Mark Mason, tidak semua hal didunia ini memang harus disugesti secara positif dan membiarkan segala sesuatu terlihat baik-baik saja, padahal nyatanya tidak sedang baik-baik saja, disana kita perlu menekankan untuk menerima hal-hal negatif itu karena pada nyatanya itu akan membuat kita lebih kuat dalam menghadapi masalah dan bersikap bodo amat disini dengan mencari solusi bukan mensugesti positif terus tanpa membuat solusi atas banyak permasalahan, dan membiarkan masalah tambah runyam dengan ilusi pikiran positif kita. Selain itu, selama ini banyak sekali value sampah yang kita miliki, well, boleh sependapat boleh tidak, tapi di suatu keadaan kita memang menekankan banyak nilai-nilai yang kadang diluar batas kendali kita. Nilai-nilai ini seperti kebahagiaan yang harus di ukur dari uang, menjalani kehidupan yang harus positif-positif terus, materialistik dalam melihat suatu keadaan, tidak diperbolehkan kecewa, kenikmatan yang palsu, dll. 

       Padahal menurut Mark, "nilai-nilai yang kita pegang menentukan hakikat permasalahan kita dan hakikat dari permasalahan kita menentukan kualitas hidup kita". Kalo kita terus menerus terjebak dalam delusi nilai-nilai yang berkembang di masyarakat atau mengikuti ekspektasi lingkungan, kita akan terjebak dalam lingkaran setan kebahagian ditentukan pada sesuatu hal. Itu mengapa kadang, kita memang dituntut untuk cuek dan masa bodoh untuk mengarahkan kembali ekspektasi hidup kita dan memilih apa yang penting ataupun tidak, dan memilih yang paling tepat buat kita. 

       Paradoks kegagalan/kesuksesan. Selama ini selalu melihat orang lain atau orang yang ada disosial media, yang sedang memamerkan kehidupan dan pencapainya kita mengangap bahwa meraka sudah sukses pada titik tertentu, padahal kita tidak tau bagaimana perjuangan dia mencapai titik itu, well ini juga dibahas oleh Mark, beliau berpendapat "Perbaikan dalam segala bidang, dilatarbelakangi oleh ribuan kesalahan kecil, dan besarnya kesuksesan anda berdasarkan pada beberapa kali anda gagal melakukan sesuatu. Jika seseorang lebih baik daripada anda mengenai segala sesuatu hal, sepertinya itu karena dia telah mengalami kegagalan yang lebih banyak". pada titik tertentu pula sebagian besar dari kita berhasil meraih suatu posisi mengkondisi kita untuk takut gagal, untuk menghindari kegagalan secara naluriah dan hanya terpaku pada suatu keadaan yang ada diddepan dan sudah kita kuasai. Hal inilah yang sebenarnya membatasi dan menghambat kita. Kita hanya benar-benar sukses kalo kita ada suatu bidang yang memungkinkan kita untuk rela gagal. Jika kita tidak bersedia untuk gagal, kitapun tidak bersedia untuk sukses. Selama ini kita terbiasa memilih nilai yang buruk, yang akhirnya menyebabkan kita merasa gagal,  misal dalam contohnya mark menyebutkan bahwa "Membuat semua orang menyukai saya" hal ini yang akan menjadikan kita cemas karena kegagalan ditentukan 100% oleh tindakan orang lain, bukan tindakan kita sendiri. Hal inilah yang diperlukan untuk bersikap Bodo Amat pada nilai-nilai buruk yang tidak perlu kita yakini. dan kita tidak memiliki kendali, karena penghargaan diri kita hanya berdasarkan belas kasih orang lain. Tidak mengapa jika kita memiliki nilai "membuat semua orang menyukai saya" karena ingin memperbaiki kehidupan sosial, sehingga kita perlu menjalin hubungan yang baik antar sesama, tapi kembali lagi. Jadi mulailah untuk memikirkan ulang antara ekspektasi dan nilai baik yang perlu kita anut, bukan serta merta mengiyakan banyak nilai buruk yang akan membuat kita cemas dan kecewa nantinya

Dari buku Mark Mason, akan ada banyak sekali nilai-nilai baru atau pengetahuan baru tentang bersikap Bodo Amat itu sendiri. Akan ada banyakk sekali pengetahuan baru yang saya dapat. Ambil yang baik dan buang yang buruk, meskipun tidak semua isi buku ini harus saya iyakan tapi, ada cara yang yang lebih waras dalam melihat suatu permasalahan atau kegagalan, ada pendekatan yang bisa memperbaiki sikap saya secara pribadi sebenarnya.

Sekian review nilai kehidupan yang sedikit banyak terilhami oleh Mark Mason, selamat membaca nilai keseluruhan 8/10.







Popular Posts