Hy? is two days i'm trying to write in this platform. I think with this platform is like escape in beautiful place, but i'm still in the same place. Well today is so fun, a mental breakdown after consult my disertation with my Lecture. Everyone know how idealist i am with my topic, a lot people said is difficult, and several friends just smile with doubtfully and stay said Semangat dis. Well, i feel like a same perspective with them sometimes :'), i feel like, why you take a lot the risk dis? why you always always and always idealist for anythings. Hufft the question is abundantly hear in my mind. But yeah, everythings that i have been begin, i should to be finishing this story. I should to be finishing my disertation. Whatever a lot of risk i take, whatever world say is so difficult. But i still believe to my self, i believe that this disertation will be finish in the right time. I know i have to learn more than before, i have to expand my capability than my friend who take the same disertation with different topic, i will stay following my heart, coz with topic i learn how enegizer in ourlife can unexpected coming on. I know is still long journey, several month from now i just want to thanks for myself because stay idealist whatever life give termendeous choice to be realistic. i just want to thanks myself stay take a lot risk, challage, and obstackle that i know is never easy, but i promising to myself never blaming whatever the life can breakdown, give me downside and so on, i will always proud with myself. Thanks Gadis Intan for always cherrfull, stay trying to figure out what you want, always take risk, never blaming yourself, and stay idealist. :).
Selasa, 29 Januari 2019
Senin, 28 Januari 2019
The Begining (?)
Hy how are you Dis? Sometimes to be commitment with everything that your desire are difficult, there is gap in idealist to comit and realistic the story say. but
Dear Me! I know your path is more rough than you think before, you are not just walk and let it flow anything, but you have to run, you have to encourage yourself more than before, to grow up extreamly and significantly, strive to knock all the door which open, I know you have a lot of ambision, when you wake up in the morning please stay ahead in your day like you just have a little bit time, is not just enough which difficult separates time with a lot of your priority, but dis, wherever and whatever you are just stay calm He will manage your time if He is always your priority. Cacth up your dream, to long journey ahead. One thing that you must to believe is, is really joyfull journey that you want dis! You get your passion, passion about focus on your topic dissertation which calling on your desire, passion with creativpreneur that you growing up. I know is still little by little to grow up, step by step, leap by leap or whatever about that, but I believe in you! You can responsibility with step by step that you do. Dear Gadis! I feel like, you have a lot of new energy at the recent time, may be is calling on Ikigai or passion that you need to courage your life, but I’m so glad to see you right now. How ambisius you are, how strive you are to cacth up your dream, how the passion can wake up you mind and body to be morning routine person, how you believe with yourself and your God first than your mouth people around you whatever is it, how you track yourself to be better and improve anythings in your time you have. Please believe, everything will be past! And you just to give best towards present time you have. Please in 2019 you going on 23th it will be more rough if you don’t think anything before you getting closer with quarter life crisis, but Let It Flow and Let it Go anythings you think and your worrying about something perhaps cannot happens someday. Just rileks and Joy your present time you have!
This story begin because new resolution I have in 2019. Is weird, rough and maybe difficult to realese. But someone tell me about : Dream Big or High if you can’t catch up your dream even Allah have best plan for us and i believe i have energy to always strive for your God. Coz with dream, I just to grow this dream because my God. Right now I’m so agree with it, with new dream I have, my enegy to going on everyday. With my dream I feel like I have a lot of mood boaster. With new my dream I realize that life is joyfull. I know with new path I desire ahead is more rough, difficult and I have to give a lot of trade off the something big. But Allah know the battrey of trade off that I give with result if Allah said no, is not your best path. Is quite fine I will always gratefull and bloom new dream again, and again till Allah said yess is best your path, or if Allah said “This is your best path, instead is not your plan” is okee, I will be realize that He know the best for me and for us too. But the dream giving me more energizer to through the time in the world. And one purpose that I’m in here is to my absolutely God just because to Ibadah or prayer to Allah. I wish I’m not to be a futur person because dunya aamiin.
This story begin because new resolution I have in 2019. Is weird, rough and maybe difficult to realese. But someone tell me about : Dream Big or High if you can’t catch up your dream even Allah have best plan for us and i believe i have energy to always strive for your God. Coz with dream, I just to grow this dream because my God. Right now I’m so agree with it, with new dream I have, my enegy to going on everyday. With my dream I feel like I have a lot of mood boaster. With new my dream I realize that life is joyfull. I know with new path I desire ahead is more rough, difficult and I have to give a lot of trade off the something big. But Allah know the battrey of trade off that I give with result if Allah said no, is not your best path. Is quite fine I will always gratefull and bloom new dream again, and again till Allah said yess is best your path, or if Allah said “This is your best path, instead is not your plan” is okee, I will be realize that He know the best for me and for us too. But the dream giving me more energizer to through the time in the world. And one purpose that I’m in here is to my absolutely God just because to Ibadah or prayer to Allah. I wish I’m not to be a futur person because dunya aamiin.
I'm sorry i have a lot of gramatical eror, i'm still a learner :)
Selasa, 01 Januari 2019
Tentang 2018 dengan Sedikit Ceritanya
Helllo semesta, selamat malam buat kamu, yang mungkin tidak sengaja membaca cerita ini. Akhirnya saya ingin kembali menulis. Project tulisan ini sebenarnya baru tercetus di desember akhir saat seseorang berkata “Kamu gak menyempatkan saja bukan karena gak ada waktu” dan saya mulai memikirkan ulang kata-katanya. Sekiranya memang seperti itu, selama ini saya kurang menyempatkan menulis, karena saya sadar pekerjaan lepas saya mendesign sekarang, dan tulisan saya hanya akan dibaca oleh beberapa orang, itupun tanpa ada sponsor post ataupun adsense lagi, emang siapa yang mau ngiklan di blog kayak gini sekarang? Haha. Padahal menulis itu tentang self-healing tersendiri bagi saya. Hmm. akhirnya saya memutuskan mau menulis 30 hari kedepan. Seperti orang-orang pada umumnya akan dimulai pada tanggal 1 dan berakhir 30. Doakan istiqomah saja ya!.
Ini bukan tentang apa-apa sekiranya hanya hal antah brantah yang ingin saya bagi untuk melegakan, mengiklaskan, menerima dan memberikan lebih pencerahan bagi diri saya ataupun untuk kamu yang sedang membaca. 2018. Tentang refleksi, evaluasi, ambisi dan kenyataan akhir cerita. Bagi saya 2017 lebih memberikan pil asam manis menarik yang sekiranya pencapaian saya dapat saya perhitungkan, saya ingat dimalam tahun baru 2018 saat saya mengevaluasi resolusi saya hampir sebagian besar target saya tercapai. Entah hanya target ketrima dikampus impian, bisa katam al-qur’an beberapa kali, sholat lebih tepat waktu, resign kerja, mendapat pekerjaan impian, beli barang, solo travelling ataupun lainyya. Sedangkan 2018. Saya mulai merenungi diri saya di malam tahun baru kemaren, apa yang dapat saya banggakan ditahun ini? sholat masih sering gak tepat waktu, Bacaan al-qur’an saya mulai berantakan, keistiqomahan dalam membacanya super fluktuatif, kalo pas rajin rajin bangett kalo pas males hmmm seminggu al-qur’an saya gak saya buka juga sering :(, puasa sunnah jarang, sholat sunnah jarang, Tabungan finansial gak berubah banyak, gak membeli barang impian saya ditahun ini, solo travelling? Hanya sekali itupun dalam kota. Tapi setelah saya pikir ulang, tahun ini juga terlalu banyak down side hingga akhirnya semua hal yang saya impikan itu banyak tidak tercapainya dan ini beberapa hal yang saya pelajari dari 2018.
Ini bukan tentang apa-apa sekiranya hanya hal antah brantah yang ingin saya bagi untuk melegakan, mengiklaskan, menerima dan memberikan lebih pencerahan bagi diri saya ataupun untuk kamu yang sedang membaca. 2018. Tentang refleksi, evaluasi, ambisi dan kenyataan akhir cerita. Bagi saya 2017 lebih memberikan pil asam manis menarik yang sekiranya pencapaian saya dapat saya perhitungkan, saya ingat dimalam tahun baru 2018 saat saya mengevaluasi resolusi saya hampir sebagian besar target saya tercapai. Entah hanya target ketrima dikampus impian, bisa katam al-qur’an beberapa kali, sholat lebih tepat waktu, resign kerja, mendapat pekerjaan impian, beli barang, solo travelling ataupun lainyya. Sedangkan 2018. Saya mulai merenungi diri saya di malam tahun baru kemaren, apa yang dapat saya banggakan ditahun ini? sholat masih sering gak tepat waktu, Bacaan al-qur’an saya mulai berantakan, keistiqomahan dalam membacanya super fluktuatif, kalo pas rajin rajin bangett kalo pas males hmmm seminggu al-qur’an saya gak saya buka juga sering :(, puasa sunnah jarang, sholat sunnah jarang, Tabungan finansial gak berubah banyak, gak membeli barang impian saya ditahun ini, solo travelling? Hanya sekali itupun dalam kota. Tapi setelah saya pikir ulang, tahun ini juga terlalu banyak down side hingga akhirnya semua hal yang saya impikan itu banyak tidak tercapainya dan ini beberapa hal yang saya pelajari dari 2018.
1. Survive dari Tipes beberapa kali.
Adaptasi di Malang ternyata sesusah ini, baru benar-benar yang sadar banget saat saya harus melewati hari-hari saya setiap bulan dengan cek-up kedokter hanya karena saya sakit tipes ataupun sakit-sakit yang lain. 2018 ini saya banyak belajar nikmat yang sering disepelekan oleh sebagian besar orang tentang nikmat sehat dan sempat. Betapa kufurnya saya selama saya sehat, makan sering gak dijaga, pola hidup berantakan, jarang olahraga dan lainnya. Tapi saya survive melewati semua ini. Saya survive melewati banyak laporan dan deadline dengan bantuan obat-obat itu, tapi yang lebih membantu dan menguatkan saya adalah Tuhan dan orang-orang disekitar saya. Teruntuk kalian terima kasih banyak sudah banyak membantu intan, terima kasih sudah membantu Intan sembuh sedia kala.
2. Menerima diri sendiri Sepenuhnya
2018 ini sisi downside saya mungkin bukan hanya dari kesehatan saya, tapi dari masalah yang rasa-rasanya juga luar biasa bagi saya. Tapi disatu sisi, saya benar-benar sadar ini tahap pendewasaan, pendewasaan utama saya adalah saya menemukan diri saya yang mulai sadar percuma diterima banyak orang kalo dirinya sendiri tidak bisa menerima. Saya banyak belajar di 2018, untuk menerima saya sepenuhnya, tidak peduli orang-orang mau menerima saya sepenuhnya ataupun tidak, urusan saya sekarang ini adalah menerima saya sepenuhnya dengan menjadi versi terbaik saya setiap harinya. Dan mungkin dengan saya yang sering bilang “tidak”, membiarkan ruang nyaman penerimaan bahwa ini hidup saya pada hal-hal yang sekiranya tidak bisa saya kompromikan untuk bilang “Ya”.
3. Banyak yang datang, tapi cuman singgah
2018 ini juga rasa-rasanya ada beberapa orang baru yang bisa mengetuk hati saya. Entah karena selama ini memang sejatinya hati saya kosong atau gimana saya tidak tahu tapi yang saya sadari masih ada lakon lawas yang masih ada, jadi? Rumit amat cerita ini. Hmmm. Intinya saya tipe-tipe yang mudah buat naksir atau kagum tapi tidak untuk jatuh cinta. Dan mereka datang tanpa permisi bisa membuat saya kagum dan membuat hari saya lebih berwarna di Malang, saya bahagia? Cukup bahagia, apalagi saat saya mulai menderita dengan banyak hal, rasa-rasanya saya punya alasan untuk bilang Malang cukup menyenangkan. Tapi semua hal-hal manis ini tidak bertahan lama! Berakhirnya sama, setiap kali saya libatkan perasaan saya sama yang Punya perasaan (Allah) perasaan dan orang itu lama-lama akan menghilang begitu saja. Mungkin satu dua hari saya kecewa tapi ya pada akhirnya saya belajar untuk, yaudah emang bukan dia jodoh saya, mau gimana lagi? Meskipun 2018 ini saya belajar banget tentang patah hati juga sih hahahah. Serius saya ngrasa saya gak akan kecewa dengan orang yang pernah mengetuk perasaan saya, apalagi cuman saya taksir dan kagum, tapi enggak buat dia, bagi saya dia satu-satunya pria yang mampu saya sebut dalam doa saya, pria yang membuat saya selalu yakin saya mau belajar jadi wanita yang lebih baik, yang membuat saya lebih dekat sama Allah. Iya, saya salah besar disini, niat saya konyol dan berantakan. Dan Allah menjawab doa-doa saya selama ini dengan melihat postingan teman dia, bahwa dia menikah. Hahahah. Tahu perasaan saya saat itu membacanya? Saya hanya diam bingung dan merasa masih baik-baik saja lalu beberapa detik kemudian saya sesengukan ambil tisu. Patah hati ter-ah gak tau saya bingung nyebutnya tapi ya udah gitu hari berikutnya saya bisa bahagia lagi, dan sudah gak mau bahas ini, saya sudah baik-baik saja, dan berakhir mengkosongkan hati lagi di tahun 2019 yeay!
4. Lebih Mencintai diri saya sendiri
Well 2018 Ini saya benar-benar lebih bahagia dibanding 2017 rasanya, saya pikir hal ini karena tahun ini saya bisa melewati segala sesuatunya. Dimana saya mampu meredakan ego saya yang cukup tinggi dalam banyak hal. Lalu membiarkan semuanya berlalu begitu saja. Apakah Saya kecewa sama diri saya? Tidak sama sekali! Tahun ini bagi saya sudah berusaha dengan banyak hal itu, tapi tak mudah memang untuk mencapai semuanya, yang saya selalu ingat nasihat Umar bin Khattab “Hatiku tenang karena mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku" – Umar bin Khattab -” Hari-hari saya sama sekali tidak tertekan dengan harapan, nilai idealis yang saya anut, ataupun ekspektasi yang berlebihan, saya benar-benar hidup dengan mengandalkan kalimat “Yaudah, Jalani aja”. Mungkin yang kenal saya sebelum-sebelumnya banyak yang meragukan, tapi inilah saya, prinsip saya bukan lagi api yang pada setiap harinya berkobar-kobar dalam banyak hal. Hingga akhirnya tahun 2018 Saya berprinsip seperti air, yang mengalir apa adanya, let it flow, meskipun pada nyatanya air selalu mengalir dari aliran tinggi kerendah. Tak mengapa, ada saat saya harus menjadi api, tapi kadang juga menjadi air.
5. Mengiklaskan kesempatan
2018 ini juga saya belajar untuk mengiklaskan kesempatan yang datang, well ini sedih sih, tapi memang begitu adanya. Ada beberapa kesempatan yang sekiranya datang tapi saya tidak jadi ambil karena banyak pertimbangan. Salah satunya conference di Eropa, saya mencoba benar-benar ngiklasin hal ini, doakan saja saya mendapatkan penggantinya segera!!!!.
6. Gadis Intan’s Project Running
Yeayy, tahun ini cukup membuat saya bahagia dengan kehadiran project yang saya buat, untuk sedikit ceritanya bisa dicek dipost saya sebelumnya Klik disini. Bagi saya cukup banyak pelajaran juga dimana ada titik upside dan down, tapi cukup membuat saya lebih yakin, saya akan selalu mencintai apapun yang saya lakukan dan membuat project-project kecil yang sekiranya diakhirat nanti bisa memberatkan timbangan amal saya.
7. Mulai sadar sama Kesehatan
Mungkin ini saya cukup telat sih karena baru sadar dengan kesehatan saya setelah saya tipes survivor wkwkw lol. Setelah itu, saya mulai aware sama makanan yang saya makan, pola hidup saya, mulai mengurangi kopi, begadang, dan lebih rajin olahraga setiap minggunya. Yeay!. Mungkin pencapaian lain saya adalah, saya mulai sadar pentingnya make up :(( sungguh ini tu, hal yang sama sekali gak pernah ada dalam kamus besar kehidupan Intan, tapi sebagai seorang yang belajar akan profenalitas dan krn banyak virus yang berperan lol. Akhirnya saya mau belajar buat pakek lipstick everyday, kalo dulu? Wahhh saya ngantor aja kalo gak pas meeting saya males pakek lipstick, tapi sekarang jadi hal yang wajib dilakukan disetiap hari, ataupun sekedar pakek skincare. huaaa. Ini saya baru sadar banget sih di akhir 2018 kalo wajah lebih cerah tu meningkatkan mood diri sendiri, apalagi nemu lipcream yang sesuai, semangat naik beberapa tingkat sih buat melalui hari yang kadang melelahkan.
8. Sosial Media Toksik?
Tidak untuk tahun ini, saya benar-benar merasa kehadiran social media tahun ini sebagai hal yang perlu saya syukuri, salah satu cara yang masih saya gunakan untuk memaksimalkan social media adalah dengan mute orang-orang yang menurut saya tidak memberikan dampak positif di story, jadi saya cuman seen story orang-orang yang menurut saya penting. Dampaknya saya sama sekali tidak suka membandingkan kehidupan saya dengan orang lain, lebih banyak dapat insight baru ataupun hal-hal positif yang lain. Terima kasih instagram, dan semua social media di 2018.
Rasa-rasanya tahun ini cukup berarti dalam mendewasakan pola pikir saya, tentang upside and down kehidupan, tentang orang-orang yang hadir tanpa permisi, tentang kehidupan yang tak selamanya mulus tapi berarti, tentang satu persatu tanggung jawab yang terselesaikan dengan amat membahagiakan pada akhirnya. hey Intan! You have done the great things in 2018! Buat kamu Intan hari ini diawal 2019. Terima kasih banyak kamu sudah banyak berjuang, terima kasih telah mengurangi keluhan tidak berfaedah kamu, terima kasih sudah banyak bekerja keras, terima kasih untuk selalu tidak menyerah dengan semua hal yang terjadi. Intan, besok di 2019 akan banyak badai petir dan banyak hal menantang kedepan, jangan takut! Bahumu akan selalu kuat, kamu akan selalu bahagia dengan apapun yang terjadi, selalu bersyukur, dan selalu mau mengiklaskan yang memang bukan rejekimu pada akhirnya. Intan, tahun ini patah hatimu cukup beragam bukan? Terima kasih masih mau membuka hati yang baru untuk orang lain, terima kasih sudah mau belajar kenapa kamu sebaiknya menikah, terima kasih sudah mau berusaha kuat dan bertanggung jawab dengan setiap pilihan yang kamu buat. 2019 nanti kamu akan bertemu banyak persimpangan bukan? Ketuk semua pintu kesempatan itu! Segera tuntaskan tanggung jawab terbesarmu, jangan malas dan santai-santai lagi. Ada banyak kesempatan besar diluar sana setelah kamu menyelesaiakan satu persatu tanggung jawabmu sekarang ini, tapi Intan jangan gegabah, tidak semua kesempatan harus kamu ambil juga! Selalu sadar akan kapasitas diri dan libatkan Dia (Allah) yang selalu ada buat kamu tan. Untuk Intan, selamat menebar kebermanfaatan sebesar-besarnya diBumiNya, selamat berjuang dan berproses.
Minggu, 02 Desember 2018
What should I do Before Graduate Part I!
Is been a long to rilis this story, I have been stuck in my mind, and well to start this story why I write this? To evaluate what I want to do and what shoul I do!
Ini adalah kompilasi dari berbagai hal, salah satunya bagaimana dan apa yang terjadi setelah saya akan lulus. Mungkin kebanyakan orang-orang akan berkata to give me suggestion untuk mendapatkan perusahaan bonafit dengan gaji yang mentereng, and totally yess Is our dream dude, itu bukan hanya mimpi dari sebagian orang tapi sebagian besar orang-orang yang telah lulus kuliah, tapi tidak semua hal yang kita harapkan selalu dapat kita dapatkan, tidak semudah itu fergusoo -__-. Saya mau lebih idealist dengan visi kehidupan yang saya miliki hehe. Meskipun sebenarnya itu semua juga nano-nano saya sadar banget, kalo dulu persimpangannya hanya sekedar lulus kuliah mau pendidikan lanjutan atau bekerja saat ini ada lebih banyak persimpangan. Meskipun untuk hubungan atau masalah relathionshit is really not my priority. So lets to break down what I have to doing
1. Menentukan karir kedepan
Setelah lanjut kuliah sekarang saya jadi banyak belajar tentang banyak hal, salah satunya tentang materi engineering yang so cool I love so much to be part of engineer student. Meskipun point of viewnya dengan kedepannya saya cukup merasa sedikit kuwalahan juga karir apa yang harusnya saya yakini, well karir disini dalam hal bekerja diluar sana ya of course. Saya mulai menemukan diri saya yang antushiast ke beberapa hal karena engineer studied is really so load, saking banyaknya jadi mulai banyak pertimbangan apa yang benar-benar saya suka tidak melulu tentang passion sih sekarang ini, karena bagi saya karir bukan hanya tentang passion yang saya miliki tapi tentang bagaimana kedepannya saya bisa bekerja Belajar dari pengalaman sebelumnya yang mana dalam bekerja bukan hanya tentang passion yang saya miliki tapi bagaiamana karya itu bisa sedikit bermanfaaat
2. Jadi Idealist atau realistis?
Saya tipe-tipe realistis ngak banyak pertimbangan setelah lulus kuliah dua tahun lalu tapi visi saya selalu idealist ada beberapa target yang memang saya highlight, jika ditanya kenapa jawabannya karena saat itu masih terlalu muda dengan karir awal, pertimbangan masa depan atau karir lanjutan tidak banyak saya pikirkan karena saya sadar banget karir itu salah satu cara untuk belajar bukan hanya tentang karya, tapi sebaik-bainya cara untuk mengembangkan diri. Mengutip beberapa prinsip hidup Jack ma, yang berpesan bahwa saat kamu muda banyaklah belajar diperusahaan kecil, belajar mengembangkan diri, belajar ditempa, belajar memperbaiki system, dll. Dan untuk kali ini setelah lulus nanti yang saya inginkan tidak melulu tentang sementereng apa gaji saya, asal cukup membuat saya bahagia dan pas mau beli sesuatu bisa, saya akan ambil apapun itu asal sesuai dengan visi, misi, passion dan value kehidupan saya realistis? realistis-optimis atau pragmatist aja heheh
3. Mau langsung lanjut kuliah S2 atau menunda?
Saya akan mengusahakan apapun yang saya inginkan, apapun itu, saya masih ada waktu sekitar 8bulan untuk lebih menempa diri saya, menjadikan diri saya sebaik-baiknya versi yang saya dapat berikan, bukan terbaik tapi lebih baik. Sama halnya dengan lanjut kuliah S2 saya akan belajar lebih serius menekuni dunia akademisi sekarang, karena saya cukup passionate bidang akademisi, dan salah satu cita-cita saya adalah menjadi dosen, jadi mau sekarang ataupun nanti saya yakin itu sama halnya dengan rejeki yang kita miliki. Yang saya tahu saya hanya bisa berusaha untuk mendapatkan apa yang saya inginkan dan memperjuangkanya.
4. Puas ikut Kompetisi, Pengabdian, Voluntering dan hal-hal tentang “Kuliah S1 Journey”
Well sebenarnya selama saya 1th terakhir saya cukup tidak mengembangkan diri saya akan what should I want to doing well, heheh karena jujur selama s1 ini saya cukup tidak bisa mengatur waktu sebaik mungkin dengan banyak kegiatan, buat saya dengan ada beberapa project usaha saya sudah benar-benar membuat saya capek. Tapi besok saya akan mencobanya mencoba memberikan versi lebih baik dalam manajemen waktu saya, hey Intan ayo semangat!!!
5. TOEFL MINIMAL 500
Ini opsi wajib sih, belajar dari teman-teman saya setelah lulus, bukan tentang seberapa keren skripsi dan IPK yang dibuat, tapi seberapa yakin dengan langkah kedepan yang dibuat, seberapa usaha dan persiapan untuk melanjutkan estafet perjuangan yang benar-benar harus berlari, bukan hanya belajar berjalan ataupun berdiri
6. Gadis Intan’s Project still be my soul
Saya jatuh hati dengan art, dengan design, dan fungsional design to make a great product. So I want to build my own soul! Semangatt!! Beberapa hal terkait pasti GIPDesign ataupun GIPStuff
7. Menikmati Perasaan
Akhir-akhir ini saya cukup memaksakan perasaan yang saya buat rasa-rasanya, padahal nyatanya cukup saja dijalani, kalo jodoh gak akan kemana kok pasti!! Perjuangan dan persiapan setelah lulus lebih pasti dibanding hanya memperjuangan skripsi atau memperjuangkan doi. Saya juga cukup dibuat toksik sama perasaan saya sendiri sih, sering stalking gak jelas, suka pegang hp dst padahal saya gak suka banget kegiatan pegang hp -____-
8. Let it flow with your journey.
Apapun, kapanpun, dengan siapapun atau bagaimanapun kaki saya melangkah yang saya akan pelajari adalah saya punya cerita untuk membuat versi lebih baik dari saya, tapi tidak dengan terlalu berlebihan, yang biasa-biasa saja. Lakukan semampu kita, masalah hasil biarkan Tuhan yang bercerita
9. Uang bukan segala-galanya
Sebanyak apapun uang kita, itu bukan uang yang kita milikin tapi ada hak dari orang lain yang dititipkan kita, jadi saya mau belajar untuk tidak selalu menimbun uang, yang cukup-cukup aja buat bisa pangan, sandang, dan papan ataupun orang disekitar saya, kalo kata ayah saya asal berkah gak banyak gak papa tapi akan selalu ada kebermanfaatan pasti :).
10. Belajar quality time dengan keluarga!
Saya tidak tau kapan saya akan menikah, kapan saya merantau lebih jauh, kapan saya s2 yang saya rencanakan diluar negeri, kapan saya melakukan hal-hal yang sekiranya akan berjauahan dengan keluarga saya. Tapi yang saya tau saya harus menikmati waktu terbaik saya dengan mereka sekecil menanyakan kabar mereka sesering mungkin.
11. Keridhoan-Nya itu yang UTAMA!
Bagaimanapun akhirnya nanti yang saya pelajari dan saya tahu, tujuan hidup saya hanya untuk-Nya didunia ini, jadi yang harusnya saya perjuangkan mati-matian adalah kembali ketujuan saya yang Utama, untuk Dia, bukan untuk yang lain
12. Nabung!
Saya tidak mau menjadi orang yang kikir pun sebaliknya sya juga tidak mau menjadi orang yang hedon dalam membelajakan uang. Seadanya saya sebaik dan sebisa saya! Yang harus kamu ingat dis, setiapharta yang kamu miliki akan dipertanggung jawabkan diakhirat nanti jadi tolong belanjakan sebaik mungkin.
13. Belajar menjadi pribadi yang tidak overthinking
Fase quarter life crisis akan segera hadir, jika saya overthinking itu bukan solusi, karena saya kebanyakan mikir gak di jadiin aksi, jadi yang perlu digaris bawahi adalah how to growing up a great mindset from overthinking I’m building wkwkwk lol.
14. Selalu menghargai diri sendiri apapun yang terjadi dengan cara
1. Mencintai diri sendiri sepenuh hati do anythings that make you to growth your love, simpelnya be yourself, don't compare yourself with other people, just do anythings that make you happy, and do what you love.
2. Memaafkan diri sendiri don't blame yourself for anythings mistake that we did it. susah sih, tapi saya mau belajar untuk ini, untuk tidak melulu berfikir kesalahan saya dengan apapun yang terjadi, susah? i think so but nothing imposible hmm? i'm still a learner to anythings, dan yg sya pelajari akhir-akhir ini untuk tidak menyalahkan diri saya adalah dengan mensugesti diri saya atau how to respond with positiv thinking hufft sok wise sekali saya tapi saya bener2 berusaha untuk ini :(
3. Berterima kasih kepada diri sendiri apapun yang telah kita lakukan, ini kedengaranya remeh banget kan tapi coba deh bener-bener tulus terima kasih sama semua yang udah kita lakuin sampe titik ini. Udah seberapa banyak tekanan dan beban yang diri kita bisa handle dan bisa dilalui?
4. Beli suatu barang buat kado diri sendiri. Mungkin setelah suatu hal yang udah kita laluin, gak usah mahal-mahal cukup hal simpel yang kita pengenin atau kesukaan kita misalnya, bisa kayak es krim, coklat, bunga dll
5. Jaga Kesehatan! Ini juga satu diantara hal wajib yang harus dilakuin kalo emang bener-bener ingin menghargai diri sendiri. Udah sebanyak apa kita makan gak sehat? pola hidup yang kurang sehat? sampe mengabaikan jam tidur, noted banget sih aku juga masih sering abai sama hal ini. But is must banget to doing sih sbenernya
6. Kurangin menangapi dan mendengarkan komentar pedas dari orang-orang disekitar kita, kadang kita suka nyalahin diri sendiri salah satu pemicunya juga komentar orang-orang disekitar kita gak sih? jadi yg sekiranya memang menurut kita baik meskipun gak sesuai standar society ya just do it.
Oke ini sedikit kompilasi dari hal-hal yang perlu dan sebaiknya saya lakukan, maafkan jika banya bahasa yang berantakan, selamat menjadi versi terbaik dari diri sendiri setiap harinya :)
Kamis, 20 September 2018
Crazy Rich Asians : Romansa Basi dengan Bumbu cerita yang Menarik
Setelah berabad-abad saya males banget ngereview suatu film, hari ini saya mau mencoba nulis kembali maaf ya kalo berantakan, I’m still a learner. review ini adalah film terakhir yang saya tonton, Crazy Rich Asian, salah satu film bergenre komedi romantic, film yang diadaptasi dari novel best seller, Kevin Kwan. Karena sedari awal saya memang belum baca novelnya saya hanya sedikit tau dari membaca review novelnya yang banyak banget yang bilang bagus., dan akhirnya saya tertarik untuk datang ke bioskop dengan buy one get one (masih #crazycheapasians banget gw mah wkwkkw)
Akan lebih menarik membaca review ini dengan mendengarkan soundtrack Crazy Rich Asians dan maaf akan sedikit Spoiler dibeberapa bagian
Cerita Sinopsis
Ketika Rachel Chu, dosen ekonomi keturunan Cina, setuju untuk pergi ke Singapura bersama kekasihnya, Nick, ia membayangkan rumah sederhana, jalan-jalan keliling pulau, dan menghabiskan waktu bersama pria yang mungkin akan menikah dengannya itu. Ia tidak tahu bahwa rumah keluarga Nick bagai istana, bahwa ia akan lebih sering naik pesawat pribadi daripada mobil, dan dengan pria incaran se-Asia dalam pelukannya, Rachel seperti dimusuhi semua wanita.
Di dunia yang kemewahannya tak pernah terbayangkan oleh Rachel itu, ia bertemu Astrid, si It Girl Singapura; Eddie, yang keluarganya jadi penghuni tetap majalah-majalah sosialita Hong Kong; dan Eleanor, ibu Nick, yang punya pendapat sangat kuat tentang siapa yang boleh—dan tidak boleh—dinikahi putranya.
Dengan latar berbagai tempat paling eksklusif di Timur Jauh—dari penthouse-penthouse mewah Shanghai hingga pulau-pulau pribadi di Laut Cina Selatan—Crazy Rich Asians bercerita tentang kalangan jet set Asia, dengan sempurna menggambarkan friksi antara golongan Orang Kaya Lama dan Orang Kaya Baru, serta antara Cina Perantauan dan Cina Daratan. (Sinopsis from Novel CRA)
Yupss, cerita di film ini tentang perjuangan cinta Rachel Chu seorang ABC (American Born Chinnes) dan seorang Crazy Rich (Kaya Tujuh Turunan) Nick Young. Mungkin buat kamu sudah dapat ditebak bagaimana cerita dari akhir dari film ini, Seperti dugaan akan berakhir dengan Happy Ending, dan cerita inipun cerita intinya related sama kehidupan orang asia kebanyakan. Dimana orang kaya harus menikah dengan orang kaya, dan konflik cerita seputaran tentang perjuangan seorang gadis dari kalangan biasa yang mencintai konglomerat, klise? Buat sebagian besar dari kita pasti sudah dapat menebak-nebak jalan ceritanya yang klise dan umum terjadi dikehidupan per-asiaan, romansa basi yang dihadirkan, dan bagaimana membosankan ceritanya, wkwkkw. Tapi tenangg kevin kwan memiliki bumbu-bumbu unik yang bisa memperlihatkan ketidak bosenan dalam cerita ini, kenapa? Karena jalan cerita yang klise dari konflik di susun dengan cerita yang lumayan unik, gak cheesy-cheesy banget hahah. Karena saya pengemar komedi romantic ini salah satu rekomendasi yang amat menarik dengan bumbu konflik yang dikemas lumayan epic, Sepanjang cerita. Cerita ini banyak di berikan bumbu-bumbu lawakan yang ditawarkan, perbedaan kultur yang amat mencolok antara Amerikaa dengan asia, ilusi kebahagiaan antara amerika dan asia, bagaimana orang kaya harus menikah juga dengan orang kaya ataupun kebudayaan yang sangat banyak terjadi di Asian.
Genre komedi romantic tidak akan pernah lepas dari kekuatan tokohnya, tanpa kekuatan tokohnya genre ini pasti akan terkesan hambar.
Jika saya ditanya siapa orang yang paling berkesan di cerita ini, pastinya Rachel Chu. Bagi saya, Bagaimana kevin menceritakan Rachel Chu sebagai seorang Profesor Ekonomi, yang cantik, cerdas, percaya diri, dan benar-benar tangguh. Memperjuangkan apapun yang diinginkannya. Tapi dibalik ketangguhannya itu, ada sisi-sisi Rachel yang amat sangat releted dengan kehidupan kita, hahahha. Dimaana menyerah adalah pilihan yang harus diambil jika berada diposisi dan tertekan seperti dia. Meskipun air mata saya engak ada keluar sama sekali sepanjang film, (entah kenapa saya juga bingung), padahal perasaan saya cukup keaduk-aduk dibeberapa scane, apalagi di scane dengan Sound Track Cover lagu Cold Play (Yellow) yang diganti bahasa mandarin saat pertemuan terakhir Ibu Nick Young dengan Rachel dan pertemuan dipesawat antara Nick Young dan Rachel Chu, saya bener-benar ngerasa Cerdasss bangett si Rachel, atau saat pesta bujang dimana disuatu kejadian tragis scane itu Rachel bilang “Saya tidak mau menjadi orang yang banyak dilihat dan menarik perhatian” di scane yang cukup bikin omg! Orang kaya jahat itu gampang banget ya berasa nonton sinetron, tapi disini bukannya Rachel berteriak histeris ala sinetron klise, dia amat tenang dan elegan menghadapi terror. Atau discane yang dia benar-benar sekuat itu menghadapi tatapan merendahkan dari semua orang yang ditemuinya dan saat dia menghadapi dengan elegann dan percaya diri banget saat dengan ibu Nick yang amat jahat tetapi masih ada santunnya, How Great She did! Kalo di film genre komedi romantic saya selalu jatuh hati sama tokoh prianya, ini saya ngefanss banget sama tokoh perempuannya.
Henry Golding sebagai Nick Young, Gantenggg bangett! Difinisi ganteng orang asia bangett, dengan kulit kuning langsat, dan senyum manis yang amaat sungguh bikin saya meleleh setiap dia senyum, apalagi pembawaan dia yang mengayomi gitu emmmm gilasihh! Rachel tidak akan sekuat itu tanpa nick yang mau sama-sama berjuang dengan dia tentunya, dan scane favorite jika nick menatap Rachel dengan tatapan Cinta yang rasa-rasanya pengen banget w sholawatin wkwkkw lol.
Elenor Young, Seorang ibu Nick young super kejam di cerita ini, ibu-ibu bersifat asia banget, seorang ibu yang akan melakukan apapun untuk membentuk anaknya sesuai dengan yang diharapkannya! Disini banyak bumbu-bumbu pergulatan kultur yang diberikan di konflik cerita bukan hanya perbedaan kekayaan, selama ini Rachel dibesarkan di Amerika, adanya perbedaan kultur ataupun prinsip di keluarga Rachel, dimana Memberikan kebebasan dalam memilih segala sesuatu, dan berkedok Passion. Bagi Ibu nick ini sebuah kesalahan, karena bagi kebanyakan orang “Asia” seorang anak yang membentuk harus keluarganya, jadi lingkaran kehidupannya ya akan sesuai dengan apa yang diharapkan keluarganya bukan kemauannya sendiri, seperti saat Ibu Nick bilang “Bahagia hanya sebuah Ilusi, Kalian tidak tau cara mempertahankan kekayaan”. atau pas bilang "I choose to raise a family. for me, it was a privilege. But for you, you may think its old-fashioned' salah satu ucapan yang cukup tajam dan meaningful
Astrid, Saudara Nick, yang juga memiliki porsi lumayan di film ini dimana diceritan astrid adalah seorang yang sempurna, cantik, anggun, memiliki standar fashion yang berkelas, pintar, pembawaan yang menawan dengan ketenangannya, dan sangat baik dengan beberapa kegiatan social yang dia lakukan dan dia salah satu orang yang tidak pernah membeda-bedakan orang lain termasuk kepada Rachel, disini konflik terjadi saat pernikahan astrid yang berantakan dengan suaminya, yang bukan dari kalangan konglomerat. Perbedaan perjuangan akan ketara antara Rachel dan Mickel (Suami Astrid). Cheesy? But related!.
Peik Lin dan Keluarga, Peik lin merupakan teman Rachel yang berada di singapura dimana Peik lin dan keluarga memiliki peran penting, karena bumbu-bumbu komedi banya diberikan dari Peik lin, humor dan lawakannya yang bikin ngakak, meskipun porsinya sedikit kurang entah mengapa.
Latar Film
Crazy Rich, dari judul filmnya sudah ada gambarankan?! Tepatnya ploting tempat dicerita ini bener-bener bikin sadar jurang antara orang kaya tujuh turunan dengan kaum jelata itu emang amaaattt bedaa jauhh. Terpukau? Saya terpukau dengan sederet tempat yang super banget di film ini, mulai dari setiap mata memandang keindahan tempat-tempat eksekutif di Singapur, garden by singapure yang bikin nyolawatin teruss lol (krn dari 2015 lalu salah satu impian saya ke tempat ini, doain taun depan gak wacana ya! Wkwkkw), Private beach, holikopter pribadi, pesawat kelas vip 1, dan sebagainya, jadi kalo kamu satu diantara orang yang ingin ke singapura? Ini salah satu film yang saya rekomendasiin karena semua tempat 90% di Singapura yang mana pengambilan gambarnya sungguh menakjubkan!
Soundtrack
Everyone who wacth this film always melting with the sountrack, me too heheh. Salah satu sountrack yang memukau pasti pas adegan pernikahan Colin “Can’t Wait Falling in Love” sedangkan saya pribadi lebih menyukai di scane dengan Sound Track Cover lagu Cold Play (Yellow) yang diganti bahasa mandarin, saat scane yang semua orang kebanyakan nyeka air mata, kebanyakan sountrack menggunakan bahasa mandarin, hanya beberapa yang berbeahasa inggris, tapi itu perbedaan yang cukupp cool dengan film-film comedi romantic yang diproduksi dari Hollywood. Meskipun saya tidak begitu banyak feel sountrack yang sekilas nanggung tidak banyak chemistry yang dihadirkan saat film, I don’t know why. dan ini salah satu alasan yang saya pertimbangkan why I’m not tears padahal perasaan saya cukup teraduk-aduk.
Namun dibalik beberapa rasa nanggung yang dihadirkan saya cukup setuju ini salah satu film yang cukup menarik untuk ditonton! Bagaimana romansa basi dikemas ceritanya dengan epic dan akan memberikan banyak cerita yang menarik termasuk lawakan yang banyak terjadi disekitar kita. Dan salah satu hal menarik lainnya kalo kata ko Ernest sih how brilliant about Mahjoung, dan setelah koh ernest bilang itu saya langsung googling tentang mahjong, dan saya setujuuuu berattttt!!! Karena permainan ini benar-benar di berikan sentuhan yang berkelas dan gak klise untuk ending suatu film romantic yang akan banyak tebakan jalan ceritanya. Meskipun pada akhirnya kejar-kejaran di pesawat dan bandara salah satu adegan yang rasa-rasanya cukup wajib untuk film romantic (I don’t know why?) but always I see this scane di beberapa film romantic, adegan kejar-kejaran. Tapi karena saya penyuka film genre ini ya oke-oke aja wkkwkw, ending yang super menarik dan sweet moment, dimana Nick melamar Rachel dan bilang “Menikahlah dengan ku, dan jadikan aku pria paling bahagia sedunia” eaaps
Sekian review film kali ini, jika saya meranting 7,5/10 setelah pemikiran ulang memberikan ranting, karena diawal saya berpikir 8/10 tapi setelah saya membandingkan dengan beberapa film komedi romantic yang saya tonton ada beberapa kekurangan dan kenangguangan yang diberikan yang membuat saya sedikiit menurunkan nilainya, meskipun ini salah satu film yang Menarik dan rekomended untuk ditonton.
Jumat, 31 Agustus 2018
Gadis Intan Project dan Tentang secuil Mimpi
“Bergerak” apapun gerakan terbaiknya niatkan hanya untuk tujuan Utama mengapa kita diciptakan, seengak jelas apa kadang kehidupan membawanya, saya akan selalu bergerak tidak akan berdiam dan melapukan mimpi ataupun amanat yang sudah dititipkan kesaya!"
Selamat malam
semesta, setelah cukup lama saya meninggalkan ruang bercerita saya disini,
akhirnya saya kembali, kembali merajut mimpi baru, kembali bahwa blog masih
menjadi milestone favorite untuk menertawakan dunia, atau sekedar berkeluh
kesah tanpa ujungnya. Setelah hampir satu tahun saya meninggalkan blog ini,
saya ingin menceritakan hal baru yang lain, ambisi yang mungkin cukup memuakan
tapi setidaknya sedikit ambisi itu menjadi salah satu alasan saya bisa
menikmati hari-hari saya dan memberikan yang terbaik sebisa saya.
Tentang Gadis
Intan Project’s dan secuil mimpi, saya sudah lupa kapan terakhir saya
mengebu-gebu bercerita kepada orang lain tentang secuil harapan saya, tentang
sedikit mimpi saya, dan untuk pertengahan tahun ini saya memiliki sedikit
harapan yang baru. Bukan tentang passion baru hanya sedikit semangat yang
mungkin sudah pudar kapan terakhir saya meletup-letupkannya. Saya menamai
project karena saya memiliki berbagai mimpi didalamnya, dulu kenapa Gadis Intan
Project juga karena saya bingung menamai apa dan akhirnya terlintas, ini
projectnya Gadis Intan trus disingkat GIP jadi apapun latar mimpinya saya akan
menamainya dengan Gadis Intan Project’s.
Saat ini dipertengahan
2018 baru ada emapat mimpi yang sedikit ingin saya perbaiki dan kembangkan
sedemikian rupa, karena sebenarnya Gadis Intan Project’s sudah running semenjak
2016. Tapi dulu hanya iseng, tidak tertarik menyerusinya sebagai mimpi, tapi
berjalannya waktu, Gadis Intan Project’s banyak memberikan celah mimpi baru dan
memberikan rasa, warna ataupun ada ruhnya. Kamu bisa bermanfaat dengan projectmu
tan itu sedekit filosofisnya!.
Akhirnya
distep ini, saya memiliki banyak hal yang saya jadikan project yang banyak diawali
dengan GIP, jika dulu pas teman saya nanya GIP : itu nama lengkap kamu ya? Dan
banyak yang menduganyya, tak mengapa heheh, pasaran sekali memang namanya. ada
mimpi, harapan, dan keinginan kebermanfaat didalam ruhnya itu mengapa saya seperti
menemukan puzzle yang dulu pernah menghilang satu tahun lalu mungkin. Saat saya
ragu melanjutkan langkah kehidupan saya di pilihan yang saya miliki, tapi ini salah
satu harapan baru yang membuat saya bahagia.
Project yang
ada didalamnya sih tak banyak berubah dari 2 tahun lalu, hanya saya selalu
ingin improve to be better not perfect, karena saya yakin tidak akan ada hal
sempurna sampe kapanpun. Di project ini ada GIPBlog dimana project ini paling
tua, tapi yang super terbengkalai, dan harapan itu akan segera hadir di
cerita-cerita GIPBlog soon heheh. GIPDesign, mungkin ini lucu karena saya tidak
pernah membayangkan bisa mendapat sedikit uang buat makan harian dari sini, pun
tidak pernah membayangkan bisa mendesign, thank you so much telah banyak ngasih
hal yang belum pernah saya ketahui mr.tersirat guru terbaik yang ngajarin design
secara tersirat wkkwkw, project running ter-favorite karena entah kenapa saya
menemukan diri saya yang ternyata design bukan hanya dari hal kecil tapi
melihat hal yang kreatif dan unik saja saya bisa lebih menyukai dan menantang
untuk selalu dipelajari karena dinamisnya, saya sudah cukup puas dengan
pendapatan selama ini, asal dapur bisa ngebul setiap hari is okey, gak perlu
tiap tahun sekali beli tas prada, kwkwk. Tapi bagi saya dari GIPDesign
produknya cukup hanya digunakan tidak digunakan sebagai fungsional lain dari
design, emm bagi saya orang menggunakan GIPDesign saat menggunakannya aja tidak
bisa menikmati ataupun menginginkannya sebagai sebuah kreativitas untuk hal-hal
bersifat art story. Tapi jelas nilai fungsional sebuah design pasti akan lebih
laku jika disbanding dengan art story design kadang kala, dan ini yang saya
rasakan. Meskipun pasti art design memiliki harga jual yang lebih tinggi, tapi
tidak semua orang mengetahui dan membutuhkannya. GIPDesign bagi saya sebagai
fungsional produk umum yang banyak dibutuhkan orang lain. Hingga akhirnya per
agustust 2018 saya menjalannkan produk baru GIPStuff, bagi saya cukup nano-nano
karena ini salah satu ambisi yang saya cukup menyukai dan tertantang masuk
didalamnya, GIPStuff merupakan produk art and fungsional design, saya ingin
berkreatifitas didalamnya, meskipun tantangan menengelamkan ego, GIPDesign
lebih menjanjikan disbanding GIPStuff pasti akan ada. Karena 80% GIPDesign
produk jasa, sedangkan GIPStuff sebuah hasil produk jadi pasti nano-nano, butuh
kejelian dan improvement yang gak main-main didalamnya. Tapi HAJARAJADULU. Lets
try to be best. Whatever the result say, but always believe Usaha tidak akan
pernah mengkhianati hasil. Secuil harap di GIPStuff akan segera saya buat
milestonenya di post yang lain karena ini baru tahap awal pengembangan, saya
masih perlu banyak belajar tentang produknya apa saya masih menyukai hal
kreativ terpadu dengan digitalisasi jadi tidak jauh akan hal-hal itu pastinya.
Project lainnya tentang mimpi yang akan selalu ada untuk menjadi manfaat bukan
hanya produk yang dibuat, tapi keikutsertaan dalam program kemanusiaan, dan
peragustus ini saya mulai aktif lagi di volunterring, yeaayyy, dan namanya
GIPVolunteering hehhe, jadi ini akan banyak menceritakan milestone volunteering
yang nanti akan saya ikuti, dan so excited to this project karena saya yakin “Ketika
kita membantu orang lain, Allah yang bakal membantu kita” dan pastinya
volunteering ini bakal memberikan secuil tambahan di motto dan prinsip yang
sering saya anut “Menjadi Insan Cendikia yang Bermanfaat”.
Ngomongin
project GIPDesign dan mungkin sebagai sebuah evaluasi tersendiri bagi saya,
karena produk ini yang ngasih saya makan setiap harinya yang memberikan banyak
harapan untuk selalu menginprov kemampuan saya, dan memberikan cerita-cerita
lain didalamnya. Mungkin sudah lebih 250an orang yang menggunakan jasa ini,
bahagia? Tentuuu! Saya dulu tidak pernah membayangkan akan menekuni dunia ini
jadi saat akhirny I do this without the other people, is make me confusing but
excited. Do my best, is one of my motto, selain be better product you serve. Ngomongin
running produk ini bakal banyak juga evaluasinya, sebulan lalu saya mulai
memperbaiki system internal, yang notabene ini membuat saya exhausted duluan
aseli! Sebelelum dilakuin hehhe, saking banyaknya yang harus dievaluasi dan
diperbaiki, mulai system pelayanan, system transaksi, system financial planning,
system design dan manajemen time yang lumayan masih banyak harus diselesaikan. Tapi disatu
sisi ketika ada custumer yang bilang “Saya puas dengan jasanya kak” is really
my moodboaster, saya harus berusaha lebih baik lagi!. Financial Planning yang
lumayan morat marit akhirnya kamis lalu saya sedikit perbaiki, karena ya akan
banyak yang perlu diperbaiki pasti kalo tipe masalah ini karena saya belum
jago-jago banget keuangan. Dan akhirnya kemaren mulai menerapkan tips and trik
dari Jouska tentang financial management and planning, meskipun masih banyak
alfanya ofcourse! tapi saya akan berusaha sebaik mungkin lagi. Mungkin suatu
saat akan ada bahasan lain tentang ini bagaimana saya mengembangkan produk
hanya bersifat instagram promotion just it! Gak pakek yang lain, tapi sedikit
bisa membantu orang tua dan membahagiakan sayaa heheh. So waiting for the next
post see yaa!!
Kuncinya untuk
GIProject bagi saya hanya satu “Bergerak” apapun gerakan terbaiknya niatkan
hanya untuk tujuan Utama mengapa kita diciptakan, seengak jelas apa kadang
kehidupan membawanya, saya akan selalu bergerak tidak akan berdiam dan
melapukan mimpi ataupun amanat yang sudah dititipkan kesaya!
Thank you for
reading this long story I beginning for, meskipun gado-gado gak jelas, semoga
ada sedikit harap untuk selalu bergerak kearah bermanfaat untuk saya sekarang
ini. Semangat menebar kebermanfaatan
x
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Pernah dengar tentang “red string theory” ? keyakinan bahwa orang lama yang dipertemukan kembali adalah bagian dari takdir masa depan. Tah...
-
Dulu salah satu targetku sebelum 30th adalah punya rumah sendiri. Apakah ini berlaku untuk saat ini? entah kenapa impian dan target s...
-
Kalo ditanya kamu milih September 2024 atau 2025 tentu aku tanpa pikir panjang akan memilih September 2024 tanpa tapi! Tapi entah gim...
-
Siapa yang tak mengenal kota ini? Kota dengan seribu hal yang akan selalu istimewa tanpa harus disebutnya satu persatu. Kota romantis d...
-
Helllo semesta, selamat malam buat kamu, yang mungkin tidak sengaja membaca cerita ini. Akhirnya saya ingin kembali menulis. Proje...
-
Kalo di pikir-pikir, hidup banyak gak sesuai rencananya dibanding sesuai, banyak nylenehnya dibanding teratur nya, banyak absurdnya dibandi...
-
Mau bersyukur sudah melewati Quarter 1 dengan berbahagia dan merayakan sepenuhnya meskipun banyak menghadehnya, dan ini beberapa hal yang ak...
-
Tentang jeda, sekiranya hari ini aku memberikan jeda dalam beberapa waktu belakangan. Sebuah cara menstimulasi diri kadang santai dengan...



