Judul Film : Ada Apa
Dengan Cinta 2
Pemeran : Dian Sastro (Cinta),
Nicholas Saputra (Rangga), Adinia Wirasti (Karmen),
Titi Kamal (Maura), Sissy Priscillia
(Milly).
Penulis Naskah : Mira Lesmana
Sutradara : Riri Riza
Well
kali ini saya akan mereview sedikit tentang film yang akhir-akhir ini hitzz
bangeet, dengan penanyangan 2jt penonton
untuk 8harinya SOO DAEBAK. Dan daebaknya saya bisa nonton sendiri (lagi) di
Bioskop #bahagiamaks. Film Ada Apa Dengan Cinta 2 ini merupakan film kedua dari
sekuelnya yang dulu Ada Apa Dengan Cinta Tahun 2001. Gejolak ceritanya masih
berkelanjut dari pemasalahan Cinta dan Rangga. Jika mengulas sedikit cerita
dari AADC 1, Cinta di tinggal oleh
Rangga yang akan melanjutkan sekolah ke New York, dengan perpisahan dramatis banget
di Bandara, Rangga juga memberikan untaian puisi sedikit baitnya adalah “aku akan kembali dalam satu purnama untuk mempertanyakan
kembali cintanya” .
- AADC 2
Bermula dari geng cinta yang liburan di
Jogja, saat yang bersamaan Rangga juga datang ke Jogja untuk menemui Ibunya.
Saat itu Cinta sudah memiliki Tunangan dengan Tristan, cerita berlanjut saat
Mili dan Karmen membeli sesuatu disalah satu toko tak terduga mereka melihat
Rangga. Diikutilah Rangga, oleh Mili dan Karmen. Malamnya pada acara pagelaran
seni Eko Nugroho, Rangga menemui Cinta dengan bantuan Karmen, namun Cinta tak
menanggapi Rangga. Cinta masih berfikir bahwa dia masih sakit hati akibat
Rangga yang memutuskan Cinta secara sepihak tanpa kejelasan pada tahun 2006
silam. Pagi hari berikutnya Mili dan Karmen menceritakan semuanya kepada Cinta,
Cinta yang masih merasa disakiti oleh Rangga bersikukuh tidak mau menemui
Rangga, namun dengan bujukan Cinta Geng akhirnya Cinta mau menemui Rangga.
Beberapa perdebatan masih mewarnai jalan cerita Rangga dan cinta saat itu,
penjelasan dari Rangga sedikit demi sedikit mulai mencairkan perasaan Cinta,
Meskipun begitu jalan ceritanya tak semulus paha SNSD. *Spoilernya sampai
disini aja ya*
- Setting
AADC 2 berlatar 3 tempat Jakarta,
Jogjakarta, dan Broklyn (NY) tapi kebanyakan berlatar di Jogja. Mau cerita yang
di Jogja, Gweeelaaak kereen bangget ngambil scene di Jogjanya, khas dan feelnya
Jogja dapet bangeet, saya yang udah
tinggal 3 tahun di Jogja aja masih terkagum-kagum dengan scenenya yang berlatar
di Jogjaa, mulai dari Di daerah malioboro yang banyak banget penginapannya itu setau
saya, Green Host Hotel, di Rumah doa
Rhema (Gereja Ayam) yang
hitzz bangget di Ig akhir-akhir ini, di Ratu Boko, Klinik Kopi, Puthuk Setumbu,
Papermoon Puppet Theatre, Pantai parang tritis, Sate klatak pak Bari, Pojok Bentheng dan selli Coffe dan masih banyak lagi. Sedikit
tentang anjuran-anjuran di Jogja yang ditempel didinding gang-gang sempit as
like ngebut benjot, Awas A*U, yang kental banget roman Jogjanya.
- Pemain
Nikholas Sahputra Sebagai Rangga Untuk
penokohan rangga disini tidak banyak berubah dengan Rangga di AADC 1, seorang
yang Cool, cuek, pujangga, jalan hidupnya tak dapat ditebak, membinggungkan
*Cowok emang gitu ngebinggungin bikin bete*, banyak banget minta maafnya
difilm. Tapii coolnya Rangga lebih dapet di AADC 1 sih mungkin karena jalan ceritanya
kalik ya, jadi kesan Rangga COOL maks itu dapet banget kalo yang sekarang sih
ya cool tapi keliatan menye-menye gimana gitu kurang greget sih kalo saya sendiri masih kurang nampol dihati ini Rangga Sang Pujangga ahhah. Rangga menjadi
sesosok pria banget sih tapi kebanyakn minta maaf, tapi wibawa
seorang cowok dapet lah pokoknya, meskipun derajat coolnya turun 49%. Dian
Sastrowardoyo sebagai Cinta, Masih samaaa dengan AADC 1 bedanya
pembawaan Cinta yang dulu abg SMA yang kalo ngomong enggak begitu dramatis mirip versi Dian
Sastro seperti pas di film 7 Hari 24 Jam, saat dian sastro bermain
film dengan Lukman Sahri. Tapi pas di AADC 2 feel Dian Sastro seperti Cuek, dan
dramatis banget kalo ngomong. Tapi Akting Dian Sastro masih dapet 2 Jempol,
pemikirannya mulai seperti Rangga tidak dapat ditebak. Geng Cinta masih tetep
samaa mereka keren-keren banget persahabatanya, Mili yang masih polos kayak di
AADC 1, Maura yang lebih keibuaan karena sudah punya 3 anak, dan Karmen yang
lebih dewasa aku liatnya, dibanding dengan AADC 1 tapi keliatan banget karmen mengantikan posisi Alya yang notabene dulu paling ngerti Cinta banget, Tristan Tunangan Cinta
sikapnya keras gitu kalo aku liat, cemburuan, Sibuk banget, Eksekutif muda. Masih ada banyak pemain sih tapi cuman sedikit
di liatin di film , jadi pemain figuran, jadi males buat nulis satu persatu *maafkan*
- Tambahan
Jika
berbicara tentang AADC yang adalah balutan romantis dengan puisi legendarisnya
Rangga, puisinya sendiri di tulis oleh Aan Mansyur. Jalan ceritanya seperti
yang telah saya pikirkan di Jalan, dengan melihat Trailernya dan saya tidak banyak kecolongan sih. Meskipun adegan di Bandara itu saya pikir bakal ada lagi
tapi ternyata cuman ada di Iklan Line, mungkin diawal cerita ada yang gak begitu
langsung kena sih malah pas awal-awal ngantuk, tapi pas mulai scene diJogja
udah yang bener-bener antusias sama jalan ceritanya dan nunggu endingnya. Btw
banyak banget dari Rangga dan Cinta yang bilang “Lalu” saya itung lebih dari 4
kali kayaknya dari film ini selalu bilang “LALU” hahah. Melihat jalan cerita
yang ada sih semua orang yang udah mau nonton pasti udah nebak Happy Ending kan
pasti, tapi buat Happy ending itu harus ada lautan yang harus disebrangi, jarak
yang harus ditepis, batuan terjal yang harus dilewati, naik bukit, turun bukit,
dan selanjutnya menyerah mungkin salah satu cerita AADC 2 ini tapi dengan
pembahasaan yg lebay maksimal, tapi dibalik semua itu jalannya tidak harus turbulensi dengan menggunakan pesawat jadi tidak senancep AADC 1 jika saya bilang. Penokohan dari pemainnya banyak yang berubah
tapi masih mengikat kuat dengan jalan cerita di AADC 1 sih. Film AADC 2 juga
enggak cuman menawarkan romantisme semata, ada komedi yang banyak diperankan
antar pemain yang enggak bikin ngantuk gara-gara keromantisan. Komedinya banyak
di perankan oleh Mili (Sisi Priscila) yang polos bikin ngakak :’D. Dan dari
keseluruhan jalan ceritanya AADC menang di karakter dan cerita yang dekat
dengan kita sehari-hari, seseorang yang belom bisa move on sepenuhnya dari
mantan, pemilik ego yang sama-sama tinggi diantara kedua belah pihak, keputusan
Rangga yang secara sepihak, sahabat-sahabat yang luar biasa seperti Geng Cinta,
yang akan disajikan dengan romantisnya Jogja, dengan keindahan kata setiap
pemaiannya terlebih Rangga dan Cinta. Yah pokoknya tipe film Romantis Baper tapi
belom bisa bikin saya ngusap air mata hahah J. Meskipun cerita klise dengan berbagai cara film AADC dapat ditebak, film ini memiliki setting tempat, soundtrack, dan penokohan yang menarik dengan kemasaan romantisnya.
-Yah
akhirnya saya menyelesaiakan Review AADC juga, karena sebenarnya Review ini
sudah saya tulis dari hari Sabtu kemaren tapi belom saya selesaiakan dengan
masih banyaknya hal yang perlu diselesaikan satu persatu, I hope you Like it.
Dan nantikan Review Captain America : Civil War selanjutnya Stay Tune ya, See
You-